Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Oktober 2015

Lintasan Kereta Lego Terpanjang Dunia

Henrik Ludvigsen, seorang pria dari Roskilde, Denmark mampu mewujudkan mimpinya membangun jalur kereta api terpanjang di dunia. Namun, jalur kereta rancangannya bukan sungguhan melainkan dari mainan lego. Dilansir dari Daily Mail, lintasan jalur kereta mainan itu terbuat dari lego sebanyak 93.072 buah, yang disusun cermat oleh 80 pecinta lego dalam waktu lebih dari 6 jam.

Sekali melintasinya, sebuah kereta mainan membutuhkan waktu lebih sekitar 3 jam dan 22 menit, menempuh sepanjang 2,5 mil atau 4 km.  Akar dari ide gila itu bermula saat Henrik melihat lagi koleksi lego pribadinya yang berharga 125 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,8 miliar.

"Waktu itu aku sedang membersihkan sebuah kamar di rumahku. Ruangan itu akan digunakan siswa yang mengikuti pertukaran pelajar. Tiba-tiba secara tak sengaja, aku menemukan lintasan lego lamaku. Muncullah ide gila untuk membangun jalur kereta api mainan terpanjang di dunia," ujar Henrik.

Pria 43 tahun itu kemudian menghabiskan 18 bulan untuk perencanaan dan perancangan trek yang membutuhkan 50 ribu poundsterling atau sekitar Rp 757 juta untuk pembangunan jalur kereta itu.  "Sejak pertama kali bermain lego pada usia 5 tahun, proyek ini jelas yang terbesar yang pernah kubuat dengan lego," tuturnya. Usahanya tak sia-sia. Waktu dan uangnya yang dikeluarkannya untuk membuat lintasan kereta terpanjang itu terbayar, saat namanya tercantum dalam Guinness World Record.

"Saya sangat bangga dengan pencapaian ini. Bayangkan, mimpiku jadi kenyataan setelah terkubur lebih dari 35 tahun lalu," kata pria yang kini berprofesi sebagai chief technology officer di sebuah perusahaan di Kopenhagen. 

Mainan Kereta Api Dengan Rel Terpanjang Di Dunia

Permainan Kereta Api Dengan Landasan Terpanjang Di Dunia. Ianya dibina di China dengan panjang 2,888 meter.

Parkir Mobil Mainan Terbanyak Dan Terpanjang Di Dunia

Deretan diecast (mobil mainan berbahan besi) dengan skala kecil ini mencatat rekor terbaru dunia. Rekor terpanjang diecast sebelumnya 14,310 pieces kini terpecahkan dengan total diecast yang parkir 24.189 pieces.

Terdiri dari Hot Wheels, Matchbox, Majorette skala 1/64, hingga 1/43 yang meliputi berbagai jenis dan model mulai dari sedan, van, SUV, truck. Dalam pemecahan rekor ini untuk model mainan seperti tank, kereta atau jenis kendaraan caravans tidak diperbolehkan ikut serta.

Kesemua mobil mainan tersebut terdapat di Museum Nasional di Hampshire, Inggris. Setelah diukur dengan meteran, kumpulan mainan yang diparikir rapat bumper ke bemper itu mencapai panjang 1.91 kilometer.

Di antara mobil-mobil mainan yang digunakan untuk pemecahan rekor adalah diecast yang disumbangkan oleh nama-nama terkenal seperti Nick Mason, drummer dari Pink Floyd dan kolektor mobil, Sir Stirling Moss, dan presenter televisi Vicki Butler-Henderson, Edd China dan Quentin Willson. Wow, ternyata public figure juga gemar mengoleksi diecast. 

5 Diorama Alam Yang Mirip Aslinya

1. Diorama Air terjun
Diorama tersebut terbuat dari kaca, lumut, ranting, tanah yang sering digunakan untuk membuat ubin keramik, kanvas yang dilukis, garam, dan es kering. Efek air terjun yang mengalir didapatkan dari garam yang dijatuhkan dan cipratan air terjun didapatkan dari efek es kering.

2. Diorama Pantai impian

Awan di foto tersebut terbuat dari kapas dan gula yang dimasak seperti arum manis. Sedangkan pulaunya terbuat dari garam. Selain itu, diorama tersebut juga terbuat dari kertas timah dah kanvas yang dilukis.

3. Diorama Bencana gunung meletus

Efek kepulan asap dari gunung meletus tersebut terbuat dari kapas dan gunung serta tanah retak terbuat dari tanah yang sering digunakan untuk membuat keramik. Sementara efek lahar yang menyala didapat dari 6 buah bola lampu sebesar 60 watt.

4. Diorama Bencana Tornado

Efek awan hitam dan angin tornadonya didapat dari kapas dan steel wool. Sedangkan efek rumput didapat dari peterseli dan lumut.

5. Diorama Aurora

Diorama ini menggunakan efek pengaturan cahaya menggunakan lampu LED yang memiliki banyak warna.

 



Rabu, 21 Oktober 2015

Koleksi Mainan Tomica Lebih Baik dari Bisnis Emas

Siapa sangka, mobil mainan atau diecast, yang sering dianggap mainan anak-anak, justru bisa menjadi ladang bisnis menggiurkan. Tengok saja Bambang Wijanarko, seorang pehobi sekaligus pebisnis mobil mainan. Ia meraup keuntungan berkali-kali lipat dari mobil mini ini. "Dulu saya beli hanya Rp 1.000 per unit. Sekarang, saya bisa jual barang yang sama lebih dari Rp 300.000 tiap unit," ujar Bambang tentang jualannya.

Pembelian mobil Tomica dengan harga Rp 1.000 itu berlangsung pada 1970-an ketika Bambang masih kecil. Nilai uang saat ini, tentu saja, berbeda dengan 30-40 tahun lalu. Namun, Bambang tetap meraup untung dengan menjual mobil-mobil mainan tersebut. Selain itu, Bambang menjual mobil mainan Honda Civic Wonder yang dibeli dengan harga Rp 15.000 pada 1980-an. Di pameran itu, ia membanderol harga mainan itu dengan harga di atas Rp 600.000. Beberapa mobil mainan yang dibeli dengan harga Rp 3.000 dijual lagi dengan harga Rp 750.000.

Kebanyakan orang, ucapnya, mungkin membuang mainan-mainan itu. Bambang pun, awalnya, mengabaikan mobil-mobil mainannya. Meski ia memiliki koleksi mobil mainan Tomica, hingga 2009 Bambang belum menyadari mobil-mobil mini itu merupakan peluang bisnis. Pada 2008, Tomica Fans Club Indonesia (TFCI) terbentuk. "Saya nggak bergabung lantaran belum yakin dengan bisnis itu," katanya. Setahun berselang, sejumlah anggota TFCI dari Jakarta ke Bandung dan menjual mobil-mobil mini itu di Jalan Braga. "Saya baru yakin setelah melihat banyak orang mencari mobil-mobil mainan Tomica di Braga," ujarnya.

Sejak itu, ia pun menjual mainan-mainan buatan Jepang itu. Ia menyatakan belum sepenuhnya terjun ke bisnis penjualan mobil-mobil mainan Tomica. Sejauh ini, dia hanya mengikuti pameran-pameran. "Ini persiapan ketika pensiun nanti," kata pria yang masih bekerja di perusahaan swasta ini. Bambang menyatakan bisnis mobil mainan Tomica sangat potensial, terutama karena mainan-mainan itu diproduksi secara terbatas (seri). Menurut dia, bukan hanya kelangkaan yang membuat harga mainan mungil itu melambung, melainkan juga terutama karena mobil-mobil mini itu sebagai tiruan mobil-mobil yang berkembang di tanah air.

"Tiruan mobil-mobil asli yang pernah ada di Indonesia harganya paling mahal. Mobil aslinya makin lama makin hilang, tak diproduksi lagi. Mereka bisa bernostalgia dengan membeli mobil ini," ujarnya. Itu sebabnya, tiruan mobil jip, ia banderol dengan harga Rp 1,5 per unit. Ibnu Iraldi (33), pembeli mobil mainan Tomica di pameran Toys and Games Republic di Be Mall, menyebutkan mobil mungil itu merupakan investasi yang lebih mahal daripada emas, apalagi tanpa mengenal fluktuasi harga. Pria yang masih berstatus karyawan sebuah bank di Bandung itu mengatakan kenaikan harga mobil mainan Tomica lebih cepat serta berlipat dibandingkan dengan emas. Beberapa bulan lalu, Ibnu membeli 11 mobil mungil produk Negeri Sakura itu dengan harga Rp 350.000.

Bulan ini, ia mulai menikmati untungnya. Satu unit mainan yang ia beli itu dijual dengan harga mulai dari Rp 100.000 per unit. "Memang baru satu yang terjual tapi harga minimal Rp 100.000," kata dia. Ibnu pun mulai  berburu mobil-mobil mainan itu. Di pameran itu, Ibnu membeli empat unit mobil Tomica. Tiga unit masing-masing berharga Rp 28.000 per unit. Namun, ia harus membayar Rp 185.000 untuk Tomica Limited Vintage Neo. "Satu tahun lagi Tomica Limited Vintage Neo ini saya jual dengan harga di atas Rp 300.000," katanya. Wow, menggiurkan bukan? Jangan buang mobil mainan anak Anda. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan para kolektor mengincar mobil itu dan menawar dengan harga yang tinggi.

Dikutip dari : tribunnews.com
Anda kolektor die-cast Tomica, mainan kereta-keretaan Plarail, atau Ania? Anda wajib main-main ke lantai 2 AEON Mall di BSD City. Soalnya ada yang menarik di Mall tersebut yaitu terdapat Tomica Square pertama di Indonesia. Toko bertema Tomica  ini menyediakan produk-produk mainan Tomica dan Takara Tomy secara lengkap. Ditambah display toko ini sangat keren.
Satu hal yang paling menonjol dari Tomica Square ini adalah banyak sekali diorama terutama diorama Plarail. Bahkan ada sebuah area dimana terdapat gabungan beberapa diorama Plarail dan diorama Tomica menjadi satu diorama besar yang menarik. Soalnya ada bagian dari rel kereta-keretaan Plarail yang melingkar sampai beberapa meter ke atas. Kalau semua kereta-keretaan Plarail-nya dijalankan, jadinya terlihat super keren banget.
Selain diorama besar tadi, ada juga beberapa diorama yang bentuknya lebih kecil. Namun diorama-diorama ini tidak dibiarkan berada dalam kotak akrilik bening begitu saja. Namun tampilannya dibentuk sangat menarik i seperti bentuk bus kota.. Sebagai toko resmi  Tomica, Tomica Square di AEON Mall di BSD City ini sudah sangat lengkap soal produk Tomica dan Takara Tomy lainnya. Mulai dari die-cast Tomica reguler, Dream Tomica, Tomica Disney Motor, Plarail, playset Tomica, Ania dan lain-lain.
Tomica Square, memiliki banyak die-cast Tomica yang dipajang. Dengan tampilan & memajangnya juga keren. Disusun meninggi di dalam akrilik bening dan masing-masing die-cast ditempatkan dalam petak tersendiri. Sudah begitu ada lampu di bagian dalam akrilik tersebut. Sehingga tampilannya makin mewah dan menarik. Bukan cuma mainan, tapi segala macam pernak-pernik dan barang lisensi lain bertema Tomica juga dijual di Tomica Square ini. Barang-barang ini adalah barang-barang eksklusif yang tidak bisa dibeli di toko lain selain Tomica Square. Dari t-shirt, alat-alat tulis sampai stiker.

Proses Panjang Pembuatan Tomica Avanza Veloz

Tomica merupakan salah satu merek replika mobil (diecast) yang populer di kalangan penghobi diecast selain Hot Wheels. Dalam pembuatannya, setiap diecast harus mengantongi izin resmi dari para produsen pemilik desain mobil aslinya. Selain Hot Wheels dan Tomica, di Indonesia juga ada beberapa merek lain yang menjual barang serupa, yakni Jada Toys, Aoshima, Maisto, M2Machines, dan Greenlights.

Namun tahukah Anda bahwa setiap diecast yang diproduksi perusahaan manapun harus memiliki izin resmi dari para produsen mobil aslinya? Dikutip  dari situs Takara Tomy dan forum Kaskus Tomica Club, Sabtu (14/2/2015), berikut ini adalah tahapan pembuatan diecast Tomica Toyota Avanza oleh Takara Tomy. Seri diecast Tomica Toyota Avanza dapat dibilang unik karena produk itu merupakan kali pertama Tomica meluncurkan replika dari mobil yang hanya beredar di kawasan ASEAN yang notabene adalah mobil produksi Indonesia. Desainer yang diutus Tomica untuk membuat replika mobil sejuta umat itu adalah Takuya Yamamoto.

Karena Avanza tak dipasarkan sampai di Jepang, Takuya rela berpergian jauh ke Indonesia hanya untuk mengamati detail bentuk Toyota Avanza yang akan dibuat menjadi diecast.  Selain dengan cara memotret langsung, Takuya juga mendatangi pabrik Astra Mobil di daerah Karawang, Jawa Barat. Setelah mengamati dengan teliti baik dari segi eksterior, interior hingga bagian-bagian terkecil, Takuya mulai membuat desain dasar. Nantinya, desain itu harus disetujui oleh pihak Takara Tomy selaku pemilik merek Tomica dan Toyota selaku pemilik desain asli Avanza.

Perizinan
Namun untuk mencapai kesepakatan antara dua pihak itu bukanlah proses yang mudah. Takuya harus melakukan revisi desain beberapa kali hingga semua pihak setuju. Lamanya proses hingga suatu desain diecast jadi bukan tanpa alasan. Karena merupakan mainan yang juga menyasar segmen anak-anak, Takara Tomy ingin diecast produksinya aman dengan mengurangi semaksimal mungkin sudut-sudut tajam pada produknya. Sedangkan pihak produsen mobil biasanya ingin replika dari mobil buatan mereka dibuat semirip mungkin.

Setelah desain diecast Toyota Avanza disetujui oleh Takara Tomy dan Toyota, Takuya kemudian membuat rancangan itu ke dalam lembar cetak biru untuk diberikan kepada pabrik Tomica Vietnam dan Toyota sekaligus sebagai tanda persetujuan bahwa Toyota Avanza boleh dibuat replikanya untuk Tomica. Setelah pabrik Tomica Vietnam menerima desain dari Takuya, desain itu disusun ulang dengan aplikasi tiga dimensi di komputer. Jika desain pra-produksi telah siap, proses selanjutnya adalah mencetaknya pada media tanah liat yang kemudian dicat.

Purwarupa dari tanah liat digunakan dalam tahap uji  test-shot  untuk mengetahui kekurangan yang mungkin masih ada. Setelah sempurna, barulah diecast  Toyota Avanza diproduksi secara massal. Bukan secara utuh, melainkan dicetak perbagian sendiri-sendiri. Dalam proses perakitannya, diecast Tomica masih dirakit dengan tenaga manusia secara manual. Orang yang bertugas merakit akan melakukan penyatuan bagian demi bagian secara teliti. Tahapannya adalah menyusun interior dan roda pada bagian sasis serta memasang kaca pada bagian bodi. Setelah terpasang rapi, dua bagian itu disatukan dengan mesin pres sebelum akhirnya dikunci dengan sekrup.

Tahap akhir dari pembuatan diecast Tomica Toyota Avanza adalah proses quality control. Pada tahap ini, dilakukan pengecekan pada kelancaran roda, kerapian cat serta memastikan tak ada bagian yang dapat melukai kulit manusia. Tak tanggung-tanggung, manajer Tomica Vietnam bahkan turun langsung untuk melakukan pekerjaan itu. Setelah proses kontrol selesai, barulah diecast itu dimasukkan kedalam wadah dan didistribusikan.

Hunting Tomica di Singapura

Untuk para kolektor Tomica yang sedang berkunjung ke Negara Singapura & ingin sekalian Hunting Tomica, berikut referensi toko yang menjual All About Tomica dengan koleksi lengkapnya yang wajib anda kunjungi :


1. Let's Play
LET'S PLAY
91 Bencoolen Street
#01-86 Sunshine Plaza
Singapore 189652
 Jam Buka : 12pm - 8pm

2. Toys "R" Us
Toys "R" Us
United Square Shopping Mall
101 Thomson Rd, #02-10/15 United Square
+65 6352 9320

Toys 'R' Us
Paragon Shopping Centre
290 Orchard Road, #06-12/18 Paragon Shopping Centre
+65 6836 4865

Toys”R”Us
Forum The Shopping Mall
583 Orchard Road, #03-03/25 , Forum The Shopping Mall
+65 6235 4322

Toys"R"Us
315 Outram Rd
+65 6733 0190
Toys"R"Us

VivoCity
1 Harbourfront Walk, Desigual Vivo City 2
+65 6273 0661

Toys "R" Us - Tampines Mall
4 Tampines Central 5, #03-17A Tampines Mall
+65 6787 0662

Toys"R"Us
15 Outram Rd
+65 6733 0190


Indonesia Diecast Expo 2015 Hadir Kembali

Sukses pada gelaran perdanannya, Indonesia Diecast Expo akan kembali diadakan untuk kedua kalinya pada 7 – 8 November 2015, di Balai Kartini, Jakarta Selatan. The 2nd Indonesia Diecast Expo 2015 adalah pameran diecast terbesar di Indonesia yang menampilkan ribuan koleksi diecast dan lebih dari seratus penjual diecast dari seluruh Indonesia. Meskipun baru menginjak tahun kedua dalam penyelenggaraannya, pameran yang didukung oleh lebih dari 60 komunitas Diecast dan miniatur di Indonesia ini sudah sedemikian diklaim sebagai pestanya para diecaster dari seluruh Indonesia.  

Dengan tiket masuk sebesar Rp25.000 yang dapat dibeli di Indomaret dan di lokasi pameran, pengunjung dapat menikmati display koleksi diecast langka dari berbagai merk dan skala, display mobil skala 1:1, dan yang terpenting, berburu diecast di lebih dari 100 lapak pedagang diecast. Dalam acara ini juga ada lelang unit diecast donasi kolektor dan komunitas, Kompetisi Balap Mobil Diecast, Kompetisi Foto Diecast, Kompetisi Kustom Diecast, dan Kompetisi Lego untuk anak-anak. 

Khusus untuk kegiatan lelang amal, di Indonesia Diecast Expo, seluruh peserta akan mendonasikan sebagian koleksinya untuk dilelang oleh penyelenggara. Jumlah yang terkumpul akan disalurkan seluruhnya oleh penyelenggara kepada yayasan yang telah di tunjuk. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan wajib dalam setiap rangkaian Acara Indonesia Diecast Expo. 

Melalui kegiatan-kegiatan semacam ini, diharapkan dapat senantiasa muncul dan terpelihara dengan baik ; bahwa diecast bukan sekedar mainan lintas generasi. Karena memiliki nilai investasi, diecast juga dapat menjelma menjadi sarana untuk berbagai kepada  sesama. Indonesia Diecast Expo diharapkan dapat menjelma menjadi ajang internasional yang menjadi agenda wajib para diecaster dari seluruh dunia.



5 Karya Lego Terkeren & Terbesar di Dunia

Pesawat Tempur Star Wars dari Lego
Sangat menarik dan mebuat kita bertepuk tangan dengan hasil karya tersebut. Hasil karyanya ini tercatat sebagai model replika paling besar dan terbaik sepanjang sejarah. Pesawat Tempur X-Wing ini terbuat lebih dari 5.335.200 keping lego dan memiliki tinggi 11 kaki serta panjang 43 kaki. Dibuat dalam waktu 4 bulan dengan berat total 45.979,61 pound. Cek Video Lego Pesawat Tempur ini yang memiliki perbandingan 1:1 dengan X-Wing Star Wars aslinya. Berikut Gambar dari Fot-foto Lego X-Wing tersebut:

Railway Terpanjang dari Lego
Terinspirasi oleh koleksi Legonya, Henrik Ludvigsen membuat rekor dunia baru dengan membuat rel kereta terpanjang. Secara keseluruhan kontruksi tersebut terbuat dari 100.000 keping Lego. Butuh lebih dari enam jam untuk merakit railway tersebut. Hingga menghasilkan panjang 2.450 miles yang terpanjang diseluruh dunia.

Tangan Robot dari Lego
Tangan robot ini dibuat oleh orang Polandia dengan kesulitan tinggi membentuk Lego layaknya tangan dengan beberapa peralatan mesin dan memerlukan skill tinggi dalam dunia teknik mesin.





Menara Tertinggi dari Lego
Korea pun tak ingin kalah dengan membuat bangunan berupa menara setinggi 31,9 meter mengalahkan rekor sebelumnya dari prancis setinggi 31,6 meter. Menara tersebut dibangun selama lima hari oleh anak-anak dan orang dewasa. Untuk membuatnya diperlukan 50.000 batu bata (keping) lego.



Bus Volkswagen dan Kaki AT-AT

Teknisi Jerman ini membuat replika Bus Volkswagen inspirasi dari Star Wars yang terkeren di dunia menggunakan Lego. Bus seperti robot berjalan dengan kaki ini dibuat dengan sempurna sebagai replika dari Ikon Kekaisaran Galactica.

Sekilas Tentang Matchbox

Matchbox yang berukuran kecil, yang dicetak secara diecast dan rinci sesuai model nyata kendaraan yang ada, cukup kecil untuk dipegang oleh anak2 di tangan mereka. Ditemukan setengah abad lalu, Matchbox menjadi salah satu yang terbaik dan dikenal sebagai merek mainan dari Inggris dan masih dijual sampai hari ini. Diperkenalkan pertama kali oleh bernama Jack Odell, seorang supir van, projeksionis bioskop, agen perumahan, insinyur, dan kemudian, pembuat mainan berbakat, yang meninggal pada usia 87. Yang mengherankan adalah, bahwa inspirasi bagi yang Odell, bukan dari obsesi masa kecilnya akan kendaraan, tetapi dari putrinya, Anne. Di sekolahnya, terdapat larangan bagi murid untuk membawa mainan apapun yang tidak bisa masuk dalam sebuah kotak korek api. Anne ternyata cukup bahagia untuk mengisi kotak korek apinya dengan laba2 dan binatang merayap lainnya.

Namun, suatu hari, pada 1952, ayahnya memberi dia sesuatu yang lebih berkesan untuk dipamerkan pada teman2nya. Di dalam kotak korek api milik Anne, dia menyelipkan sebuah miniatur road-roller (dari Aveling Barford) yang dia bentuk dari kuningan dan bercat merah dan hijau mengkilap. Hal ini menjadi terkenal diantara teman2 Anne; mereka ingin mainan yang sama, dan dari sinilah legenda Matchbox lahir. Sejak itu, lebih dari 12.000 model yang berbeda, dan lebih dari 3 milyar miniatur kendaraan, telah diproduksi dan dibeli di 130 negara di bawah bendera Matchbox. Bestseller dari semua, pada waktu adalah model mobil Ford tipe A, sedangkan salah satu yang paling populer adalah traktor shovel-nose.

Salah satu alasan Matchbox mampu bertahan adalah mereka menjual seharga uang saku anak2. Beberapa model asli, bahkan telah dijadikan contoh langka dari model awal produksi Matchbox, beberapa model bahkan memperoleh status langka dari para kolektor dan menyebabkan seringnya terjadi penawaran gila2an oleh kolektor pada saat adanya lelang. Pada tahun 1999, sebuah model mainan Matchbox Mercedes Benz 250SL, dengan sebagian kecil part produksi pada tahun 1968 berwarna hijau apel, dijual £ 4100. Pada saat yang sama, Vauxhall Victor berwarna merah dilepas dengan harga £ 3000, walaupun perkiraan awal bisa laku hingga senilai £ 5000, karena masih tersimpan dalam kotak asli - suatu hal yg menggetarkan hati, mengingat awal produksi Matchbox yang sederhana.

Cerita dimulai pada 1947 ketika Leslie Smith dan temannya Rodney Smith, yang telah bersama dalam Perang Dunia II, mereka menarik tabungan mereka untuk digunakan membeli mesin cetak diecast bekas seharga £ 600, yang pada awalnya ingin digunakan untuk membuat komponen untuk mesin mobil. Mereka menyebut perusahaan mereka Lesney Product, dan menjalankan perushaan mereka di pub yang hancur akibat bom di London Utara. Namun kedatangan Jack Odell-lah yang mengubah keberuntungan perusahaan. Lahir di 1920, Odell juga melayani negerinya, sebagai seorang insinyur di Italia dan Afrika Utara pada Perang Dunia I. Setelah perang, ia kembali ke rumah di mana dia bekerja sebagai insinyur di pabrik casting di pinggiran London, dan 1952, ia bergabung di Lesney Products untuk menggantikan Rodney, yang hijrah ke Australia.

Miniatur pertama mereka adalah sebuah model kereta penobatan ratu Elizabeth II. Awalnya ia telah merencanakan untuk membuat miniatur kereta untuk ulang tahun pemerintahan raja George VI yang rencananya dirayakan pada bulan Mei 1952. Tetapi Raja meninggal beberapa bulan sebelumnya, meninggalkan Lesney dengan ribuan miniatur kereta di tangan mereka dan tidak ada ide apapun yang harus dilakukan dengan kereta2 mainan tersebut. Menurut Andrew Smith, putra dari Leslie Smith, "Seseorang datang dengan ide bahwa kereta mereka harus merupakan kereta penobatan ratu Inggris." Masalahnya adalah dalam kereta penobatan ratu terdapat figur seorang raja dan ratu di dalamnya. Jadi, mereka merubah warna dan memotong figur raja hingga sebatas lutut. Jadi jika Anda melihat ke dalam kereta mainan tersebut, Anda dapat melihat Queen dan sepasang betis. "

Namun ternyata, penjualan kereta mainan tersebut sangat laris. Keberhasilan mereka, ditambah roadroller yang telah dibuat untuk anak perempuan Odell, Anne, memberi mereka lebih banyak gagasan. Mereka mulai mengerjakan serangkaian kendaraan mainan berbahan seng. Terdapat empat model pada awalnya. Pertama, tentu saja Roadroller Diesel. Tiga lainnya adalah dumper, sebuah traktor Massey Harris dan mixer semen. Semua itu dikemas dalam kotak kuning yang ringkas dan dijual di toko-toko kelontong. Sebenarnya keberhasilan mereka adalah pada tingkat presisinya: masing-masing memiliki ketepatan untuk skala replika dari kendaraan aslinya, dengan semua tata letak dashboard di tempat yang tepat, dan bahkan setiap mainan bisa memiliki lebih dari 300 bagian terpisah. Sebagai perusahaan yang berkembang, Matchbox terbang ke seluruh penjuru dunia dan mengambil foto dan pengukuran dari kendaraan yang mereka kerjakan untuk kemudian mereproduksinya, lalu memastikan setiap ketepatannya.

Kemudian mainan yang ditambahkan ke setiap seri setiap tahunnya - sebuah Land Rover, sebuah bis tingkat London, sebuah buldoser dan mobil pemadam kebakaran. Sementara Smith beralih ke sisi bisnis Matchbox, Odell terfokus pada manufaktur dan desain. Dia luar biasa cekatan. Dia adalah seorang insinyur di dalam maupun di luar dan dia sangat menginginkan kesempurnaan. Matchbox enjadi perusahaan publik di tahun 1960, sehingga menjadik Smith dan Odell sebagai milyuner. Pada akhir tahun 60-an, Matchbox dengan bangga menyematkan tulisan "Made in England" pada chassis mainanannya, dikerjakan di 13 pabrik oleh 6000 karyawan. Matchbox bahkan menaklukkan pasar Amerika. Pada tahun 1968, Odell dan Smith, meraih Order of the British Empires. Tahun berikutnya, perusahaan pertama yang merasa serius untuk berkompetisi, adalah Mattel dengan Hot Wheels-nya, yang diproduksi di Hong Kong di mana tenaga kerjanya murah.

Tahun 70-an yang membawa pergolakan untuk Matchbox, adanya pemogokan nasional di perusahaan listrik telah menyerang salah satu pabrik Lesney. Odell dan Smith memohon pada para pekerja mereka untuk dilakukannya pemotongan gaji sebesar 75%, dari £ 100,000 untuk £ 25.000. Kemudian, Odell pensiunan pada tahun 1973, meninggalkan Smith untuk menjalankan perusahaan seorang diri. Dihadapkan dengan persaingan sengit, Smith dipaksa untuk memindahkan beberapa pabriknya ke Timur Jauh, dan mengganti kotak korek api sebagai penyimpanan mainannya selama ini dengan kemasan modern berupa blister pack, tetapi ia tidak cukup untuk mengurangi anggaran dan Lesney menyatakan perusahaan itu telah bangkrut pada tahun 1982. Untuk mengejutkan semua orang, pada tahun berikutnya, Odell menyiapkan beberapa model dari Matchbox dan memasukkannya dalam produknya yang baru yang bernama Days Gone, diproduksi di sebuah pabrik di London Utara.
Selanjutnya, Matchbox lalu dijual kepada Tyco, yang kemudian pada tahun 1997 dibeli oleh Mattel, namun tetap masih dengan merek yang telah memberikan waktu bermain yang menyenangkan bagi jutaan anak-anak.

Fotografi Miniatur Karya Michael Paul Smith

Di sini, Anda bisa melihat beberapa setup fotografi dan objek-objek mini yang dia gunakan beserta hasil akhirnya