Tampilkan postingan dengan label Matchbox. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matchbox. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Oktober 2015

Sekilas Tentang Matchbox

Matchbox yang berukuran kecil, yang dicetak secara diecast dan rinci sesuai model nyata kendaraan yang ada, cukup kecil untuk dipegang oleh anak2 di tangan mereka. Ditemukan setengah abad lalu, Matchbox menjadi salah satu yang terbaik dan dikenal sebagai merek mainan dari Inggris dan masih dijual sampai hari ini. Diperkenalkan pertama kali oleh bernama Jack Odell, seorang supir van, projeksionis bioskop, agen perumahan, insinyur, dan kemudian, pembuat mainan berbakat, yang meninggal pada usia 87. Yang mengherankan adalah, bahwa inspirasi bagi yang Odell, bukan dari obsesi masa kecilnya akan kendaraan, tetapi dari putrinya, Anne. Di sekolahnya, terdapat larangan bagi murid untuk membawa mainan apapun yang tidak bisa masuk dalam sebuah kotak korek api. Anne ternyata cukup bahagia untuk mengisi kotak korek apinya dengan laba2 dan binatang merayap lainnya.

Namun, suatu hari, pada 1952, ayahnya memberi dia sesuatu yang lebih berkesan untuk dipamerkan pada teman2nya. Di dalam kotak korek api milik Anne, dia menyelipkan sebuah miniatur road-roller (dari Aveling Barford) yang dia bentuk dari kuningan dan bercat merah dan hijau mengkilap. Hal ini menjadi terkenal diantara teman2 Anne; mereka ingin mainan yang sama, dan dari sinilah legenda Matchbox lahir. Sejak itu, lebih dari 12.000 model yang berbeda, dan lebih dari 3 milyar miniatur kendaraan, telah diproduksi dan dibeli di 130 negara di bawah bendera Matchbox. Bestseller dari semua, pada waktu adalah model mobil Ford tipe A, sedangkan salah satu yang paling populer adalah traktor shovel-nose.

Salah satu alasan Matchbox mampu bertahan adalah mereka menjual seharga uang saku anak2. Beberapa model asli, bahkan telah dijadikan contoh langka dari model awal produksi Matchbox, beberapa model bahkan memperoleh status langka dari para kolektor dan menyebabkan seringnya terjadi penawaran gila2an oleh kolektor pada saat adanya lelang. Pada tahun 1999, sebuah model mainan Matchbox Mercedes Benz 250SL, dengan sebagian kecil part produksi pada tahun 1968 berwarna hijau apel, dijual £ 4100. Pada saat yang sama, Vauxhall Victor berwarna merah dilepas dengan harga £ 3000, walaupun perkiraan awal bisa laku hingga senilai £ 5000, karena masih tersimpan dalam kotak asli - suatu hal yg menggetarkan hati, mengingat awal produksi Matchbox yang sederhana.

Cerita dimulai pada 1947 ketika Leslie Smith dan temannya Rodney Smith, yang telah bersama dalam Perang Dunia II, mereka menarik tabungan mereka untuk digunakan membeli mesin cetak diecast bekas seharga £ 600, yang pada awalnya ingin digunakan untuk membuat komponen untuk mesin mobil. Mereka menyebut perusahaan mereka Lesney Product, dan menjalankan perushaan mereka di pub yang hancur akibat bom di London Utara. Namun kedatangan Jack Odell-lah yang mengubah keberuntungan perusahaan. Lahir di 1920, Odell juga melayani negerinya, sebagai seorang insinyur di Italia dan Afrika Utara pada Perang Dunia I. Setelah perang, ia kembali ke rumah di mana dia bekerja sebagai insinyur di pabrik casting di pinggiran London, dan 1952, ia bergabung di Lesney Products untuk menggantikan Rodney, yang hijrah ke Australia.

Miniatur pertama mereka adalah sebuah model kereta penobatan ratu Elizabeth II. Awalnya ia telah merencanakan untuk membuat miniatur kereta untuk ulang tahun pemerintahan raja George VI yang rencananya dirayakan pada bulan Mei 1952. Tetapi Raja meninggal beberapa bulan sebelumnya, meninggalkan Lesney dengan ribuan miniatur kereta di tangan mereka dan tidak ada ide apapun yang harus dilakukan dengan kereta2 mainan tersebut. Menurut Andrew Smith, putra dari Leslie Smith, "Seseorang datang dengan ide bahwa kereta mereka harus merupakan kereta penobatan ratu Inggris." Masalahnya adalah dalam kereta penobatan ratu terdapat figur seorang raja dan ratu di dalamnya. Jadi, mereka merubah warna dan memotong figur raja hingga sebatas lutut. Jadi jika Anda melihat ke dalam kereta mainan tersebut, Anda dapat melihat Queen dan sepasang betis. "

Namun ternyata, penjualan kereta mainan tersebut sangat laris. Keberhasilan mereka, ditambah roadroller yang telah dibuat untuk anak perempuan Odell, Anne, memberi mereka lebih banyak gagasan. Mereka mulai mengerjakan serangkaian kendaraan mainan berbahan seng. Terdapat empat model pada awalnya. Pertama, tentu saja Roadroller Diesel. Tiga lainnya adalah dumper, sebuah traktor Massey Harris dan mixer semen. Semua itu dikemas dalam kotak kuning yang ringkas dan dijual di toko-toko kelontong. Sebenarnya keberhasilan mereka adalah pada tingkat presisinya: masing-masing memiliki ketepatan untuk skala replika dari kendaraan aslinya, dengan semua tata letak dashboard di tempat yang tepat, dan bahkan setiap mainan bisa memiliki lebih dari 300 bagian terpisah. Sebagai perusahaan yang berkembang, Matchbox terbang ke seluruh penjuru dunia dan mengambil foto dan pengukuran dari kendaraan yang mereka kerjakan untuk kemudian mereproduksinya, lalu memastikan setiap ketepatannya.

Kemudian mainan yang ditambahkan ke setiap seri setiap tahunnya - sebuah Land Rover, sebuah bis tingkat London, sebuah buldoser dan mobil pemadam kebakaran. Sementara Smith beralih ke sisi bisnis Matchbox, Odell terfokus pada manufaktur dan desain. Dia luar biasa cekatan. Dia adalah seorang insinyur di dalam maupun di luar dan dia sangat menginginkan kesempurnaan. Matchbox enjadi perusahaan publik di tahun 1960, sehingga menjadik Smith dan Odell sebagai milyuner. Pada akhir tahun 60-an, Matchbox dengan bangga menyematkan tulisan "Made in England" pada chassis mainanannya, dikerjakan di 13 pabrik oleh 6000 karyawan. Matchbox bahkan menaklukkan pasar Amerika. Pada tahun 1968, Odell dan Smith, meraih Order of the British Empires. Tahun berikutnya, perusahaan pertama yang merasa serius untuk berkompetisi, adalah Mattel dengan Hot Wheels-nya, yang diproduksi di Hong Kong di mana tenaga kerjanya murah.

Tahun 70-an yang membawa pergolakan untuk Matchbox, adanya pemogokan nasional di perusahaan listrik telah menyerang salah satu pabrik Lesney. Odell dan Smith memohon pada para pekerja mereka untuk dilakukannya pemotongan gaji sebesar 75%, dari £ 100,000 untuk £ 25.000. Kemudian, Odell pensiunan pada tahun 1973, meninggalkan Smith untuk menjalankan perusahaan seorang diri. Dihadapkan dengan persaingan sengit, Smith dipaksa untuk memindahkan beberapa pabriknya ke Timur Jauh, dan mengganti kotak korek api sebagai penyimpanan mainannya selama ini dengan kemasan modern berupa blister pack, tetapi ia tidak cukup untuk mengurangi anggaran dan Lesney menyatakan perusahaan itu telah bangkrut pada tahun 1982. Untuk mengejutkan semua orang, pada tahun berikutnya, Odell menyiapkan beberapa model dari Matchbox dan memasukkannya dalam produknya yang baru yang bernama Days Gone, diproduksi di sebuah pabrik di London Utara.
Selanjutnya, Matchbox lalu dijual kepada Tyco, yang kemudian pada tahun 1997 dibeli oleh Mattel, namun tetap masih dengan merek yang telah memberikan waktu bermain yang menyenangkan bagi jutaan anak-anak.

Jumat, 16 Oktober 2015

Diecast, koleksi sekaligus investasi

JAKARTA. Andreas Yasakasih, Direktur PT Valbury Capital Management punya cara unik membiakkan asetnya. Ia merupakan kolektor diecast, miniatur kendaraan yang dibuat dengan metode die casting alias meleburkan logam dan menuangkannya dalam cetakan. Miniatur ini bukan sembarang mainan "mobil-mobilan". Andreas mengklaim, diecast memiliki nilai investasi tinggi.

Andreas mulai jatuh cinta pada mainan beraneka bentuk ini sejak kecil. Ia mulai mengumpulkan diecast sejak tahun 1970-an yang awalnya merupakan mainan pemberian ibunya. Hobi ini sempat terhenti ketika ia memulai karirnya di dunia pasar modal.

Namun, karena tahu diecast memiliki nilai jual cukup tinggi, sehingga pada tahun 2004, Andreas kembali serius mengoleksi mainan mahal ini. Tujuannya, sebagai investasi.

Kini, koleksinya mencapai satu kamar penuh, dengan jumlah ratusan unit. Pria kelahiran 46 tahun silam ini bilang, pada era 70-an, ia bisa membeli diecast seharga Rp 750 per unit. Kini, harga jual produk yang sama di pasaran bisa mencapai US$ 100. "Semakin lama tahun pembuatannya, semakin mahal pula harga jualnya," tuturnya.

Andreas mengkoleksi berbagai jenis diecast, terutama merek Matchbox. Koleksinya mulai dari diecast mobil, motor Harley Davidson, hingga replika sebuah kantin. Koleksi terantik miliknya adalah diecast yang diproduksi pada tahun 1949. "Valuasinya tinggi. Bisa saya bilang, ini more than car," selorohnya.

Lantaran hobinya ini unik dan bernilai tinggi, Andreas  tak pernah ragu berburu koleksi baru hingga ke negeri orang. Kebanyakan dibelinya dari lelang eBay. Ia rela merogoh kocek dalam demi koleksi terantik. Tak jarang, Andreas membeli diecast di kisaran US$ 1.000 per unit.

Dari sisi likuditas, lulusan S2 Universitas Indonesia ini bilang, diecast memiliki pasar yang besar dan terus berkembang. Makanya, ia yakin tak akan kesulitan jika ingin merealisasikan profit dari investasi ini. "Di Indonesia, ada perkumpulannya, dan mudah menjualnya di eBay," katanya.


Saat ini, Andreas belum banyak merealisasikan profit dari mainan kesayangannya itu, lantaran masih menyukainya sebagai koleksi. "Suatu saat mungkin akan saya realisasikan, atau kalau pensiun, saya kan bisa buka toko mainan," imbuhnya.

Diecast termasuk produk yang harganya tidak  fluktuatif, alias cukup stabil. "Bahkan saat ada guncangan pasar global di era 2000-an, harga diecast tetap naik," klaim Andreas. Katanya, diecast yang bisa ditaksir mahal adalah yang sudah berumur tua, masih memiliki kotak penyimpanan utuh, dan tidak cacat.

Diversifikasi aset
Diecast bisa dibilang investasi pertama yang diseriusi Andreas. Namun, seiring pemahamannya mengenai pentingnya diversifikasi aset untuk meminimalisir risiko, ia pun mulai menebar aset pada instrumen investasi lain.

Lantaran sudah memiliki karir mumpuni di bidang pasar modal, Andreas mulai trading saham. Awalnya, ia membuka akun saham bersama tiga kawannya. Namun, ia kerap merugi. "Saya mengalami lima kali krisis ekonomi, termasuk krisis ekonomi moneter tahun 1998. Di situ banyak cut loss," kenangnya.

Jera melakukan trading, Andreas mulai menjadikan saham sebagai investasi jangka panjang. Ia pun rajin  rebalancing aset. Dalam memilih saham, ia masih berpedoman pada prospek fundamental dan sektoral.

Saat masih single, ia berani menempatkan seluruh uangnya di saham. Tapi, sejak menikah, ia mulai melakukan diversifikasi aset dalam bentuk tanah dan properti. Tak lupa, ia menambah investasi diecast. Saking menggemari diecast, saat ini, sebagian besar portofolionya di mainan unik tersebut, yaitu mencapai 50%.


Sumber : kontan.co.id

Diecast Termahal di Dunia

1. Diecast Lamborghini Aventador (US$ 4,8 juta/Rp 42,3 miliar)

Replika Lamborghini Aventador ini harganya 15 kali lebih mahal dari mobil aslinya! Harga Replika mobil alias diecast Lamborghini Aventador ini adalah  US$ 4,8 juta atau sekitar Rp 42,3 miliar. Bila melihat harga tersebut, bisa dibilang ini adalah diecast termahal di dunia.Coba anda bandingkan saja dengan harga sebuah mobil Lamborghini Aventador 'asli' US$ 379.000 atau sekitar 3,3 miliar.  Bodi diecast ini dibuat dari serat karbon ,bahan tersebut adalah bahan yang sama dengan bahan yang digunakan pada bodi Lamborghini Aventador 'asli' namun harganya lebih mahal lagi, karena serat karbon pada diecast yang berskala 1:18 ini masih menggunakan benang emas. Sementara di bagian dalamnya, ada jok, roda kemudi yang dibuat dari emas. Di luar ada lampu yang terbuat dari berlian.

2.Diecast Bugatti Veyron Emas (£ 2 juta/Rp 27,1 miliar)
Apa jadinya kalau mobil miniatur Buggati Veyron ini dibuat dari emas murni 24 karat?Dengan bahan seperti itu, diecast Buggati Veyron yang berskala 1:18 ini malah berharga lebih mahal dari mobil aslinya. Bayangkan, bila mobil aslinya saja sudah berharga Rp 18,5 miliar, mainan dari emas berbentuk Buggati Veyron ini berharga jauh lebih mahal yakni mencapai 2 juta poundsterling atau sekitar Rp 27,1 miliar. Diecast Buggati Veyron yang dibuat oleh Robert Gulpen dari Munchen, Jerman dan Stuart Hugher dari Liverpool, Inggris ini tentu bukan lagi sembarang diecast. Apalagi mobil miniatur ini hanya dibuat 3 unit saja.Terlebih selain dibuat dari emas murni dan berlian, model Bugatti ini juga diberi aksen dari bahan platinum di beberapa bagian.Tidak heran, karena dibuat dari bahan eksklusif dengan detail yang menawan diecast ini dibuat dengan waktu mencapai 2 bulan untuk membuat satu buah mobil mainan ini.Ketelitian itu bisa dilihat dari kemudi yang berfungsi, seluruh pernik yang hampir sama dengan aslinya mesinnya pun berpenampilan layaknya Buggati Veyron asli.

3.Hot Wheels Berlian (US$ 140.000/Rp 1,35 miliar)
Diecast ini  bertabur lebih dari 2.700 berlian 23 karat berwarna biru,hitam,dan putih, yang melapisi bodi yang terbuat dari emas putih 18 karat. Berlian biru digunakan untuk meniru cat Hot Wheels Spectraframe Biru,sedangkan berlian hitam dan putih digunakan untuk menutupi mesin dan bagian bawah diecast. Selain itu masih ditambah batu ruby untuk lampu rem belakang. Bahkan case-nya, atau wadahnya juga dihiasi dengan 40 buah berlian.Diecat ini diperkenalkan saat acara American International Toy Fair 2008 di El Segundo, California. Diecast ini khusus dibuat untuk memperingati 40 tahun berdirinya Hot Wheels.

4.Tomica Nissan Fairlady Z432 1970 (US$ 80 ribu/Rp.730 juta)
Untuk merayakan 40 tahun Tomica, toko perhiasan Ginza Tanaka memproduksi satu-satunya replika die-cast mobil-mobilan Tomica Nissan Fairlady Z432 1970.Tidak seperti Tomica yang dijual untuk umum, mainan ini hampir seluruhnya terbuat dari platinum, termasuk kotak pembungkusnya yang indah. Jika memang bisa dijual, mobil mainan ini diperkirakan berharga US$ 80 ribu atau setara Rp 730 juta!
Sebuah headline artikel diterbitan Japanese Nostalgic Car menyatakan guarauannya, harga mobil mainan itu masih lebih murah dibanding harga Nissan Z432 asli dengan kelangkaannya (mobil ini hanya diproduksi 420 unit selama periode 1969-1973).Perhiasan platinum tersebut tengah dipajang di pameran perhiasan ‘Hong Kong International Jewelery Show , sebelum ia dikembalikan ke Osaka Tomica di Jepang.

5.Matchbox Opel Diplomat 1966

Sedan berwarna hijau ini adalah diecast Opel Diplomat buatan 1966. Jumlah diecast yang terbatas untuk dijual ini harganya US$9,000 atau sekitar Rp.86,7 juta .Padahal harga saat mainan ini diluncurkan hanya 48 sen.